Showing posts with label movie. Show all posts
Showing posts with label movie. Show all posts

Monday, 2 October 2017

Healing Time


Ketemu teman memang salah satu cara merestore hati dan pikiran kita. Walaupun biasanya gue juga suka pergi ke suatu tempat sendiri sih untuk melakukan hal itu, tapi terkadang you just need somebody to talk to when you feel low. I decided to meet my best friend today and watched a movie. It's Mr. Hurt, Thai movie. Our favorite actor's there, He's Sunny or my friend would call him "Mamas Sunny". Sunny Suwanmethanont, what a weird name if you don't know that he's from Thailand, Thai people have super hard long to pronounce names.

The movie itself about a broken heart tennis player who got dumped right after he proposed to a woman that he loves. Like the other Thai movies, with fresh jokes and unique culture, this movie is worth to watch. You will never get bored with Sunny tho, coz he's so hot like sun, lol. No wonder his name is Sunny. We watched it for free tho, because it's Korea-Asean Cinema Week, an annual movie screening event and this is my first time here. Sadly, Today's their last screening, but at least We've got one movie to watch. Actually this is the right movie for us to watch now. We've been too "galau" with our life, so, maybe this movie will help us to get through it. And, yep, only movie can save us.

Note to myself: I always end up to watch movie when I feel low or just to go back to the "old me". As for me, to face reality, I need to go back on my fiction life (or call it whatsoever). My fiction life, yeah, I live in fiction world all along.
Share:

Thursday, 8 June 2017

Never!


It such a pity when movie version of your favorite book is ruined everything that you have in your mind regarding character, plot, places or even dialoge of the characters of the book. 
Share:

Tuesday, 30 May 2017

Wednesday, 3 May 2017

The Mood of That Day Review


Film ini selalu gue ulang-ulang sebagian atau seluruhnya setiap malam kalau gue mau tidur. Gue udah nonton film ini berkali-kali cuma rasanya pengen nonton lagi dan nonton lagi. Ceritanya ringan banget, romantic comedy sih. Biasanya cerita film-film seperti ini standar, ujung-ujungnya ya happy ending, tapi menurut gue untuk yang satu ini gak ngebosenin. Entahlah karena pemainnya Moon Chae Won eonni dan Yoo Yeon Seok oppa atau gimana. Gue pertama kali ketemu eonni di Briliant Legacy lalu Painter of The Wind, My Fair Lady, Princess' Man (akting dia disini gue suka banget sama Park Shi Hoo) dan Innocent Man(disini juga gue suka banget, dia itu total banget meranin EunGi sama Song Joong Ki) . Kalau Yoo Yeon Seok gue ketemu pertama kali di Reply 1994, cuma dulu gue bukan team chilbong (maaf ya oppa) gue team oppa!!!! Gue baru suka sama dia pas di film ini memang, telat banget ya guee? yaah gimana ya :(

Yang jelas di Mood of The Day chemistry diantara mereka dapet banget. Temanya yaitu train, conversation, stranger, one-n*ght-st*nd ah! itu adalah tema-tema kesukaan gue hee~ kayak Before trilogi yang pertama, Before Sunrise dan novel yang baru aja selesai gue baca yaitu Just One Day (2 1/2 logy sepertinya).

Penasaran sama filmnya? nonton aja deh mendingan :)

Note: ternyata gue baru nyadar kalau sepanjang film mereka pakai background songnya Ed Sheeran - Photograph cuma emang di aransement ulang dan itu baru gue sadari tadi malem pas nonton untuk kesekian kalinya. 
Share:

Friday, 13 January 2017

Pardon My Obsession

Gue mau cerita tentang betapa dunia fiksi amat mempengaruhi kehidupan nyata gue. Salah satunya fiksi menginspirasi gue untuk menjadi sesuatu, membeli sesuatu, hobby akan sesuatu yang sifatnya temporary atau sementara. Seakan-akan gue pengen menghidupkan fiksi tersebut dan meleburkannya ke dunia nyata. Adakalanya fiksi seakan menarik gue menjauhi dunia nyata itu tersebut, seperti yang beberapa tahun lalu sahabat gue pernah bilang ke gue kalau hidup gue itu ya fiksi. Gue hidup dengan kenyataan bahwa gue mendedikasikan sebagian besar hidup gue bukan di dunia nyata gue melainkan dunia fiksi atau imaginary yang gue ciptakan sendiri.

Semua yang dikatakan temen gue itu ada benernya namun gak semuanya benar. Gue juga selalu berusaha menarik diri gue kembali ke dunia nyata sebelum gue tenggelam lebih jauh ke dunia fiksi dan gak bisa balik lagi. Fiksi menjadikan gue pribadi yang random dan mudah sekali terpengaruh alur cerita yang sedang gue ikuti saat itu. Misalnya, tiba-tiba ketika gue nonton Fullhouse dulu, gue pengen kayak Han Ji Eun yaitu jadi penulis novel atau naskah!!!! Gue pengen punya rumah kayak rumah-rumah yang ada di fiksi, Alice: Boy in Wonderland-nya Jonghyun, lake house ala-ala Ilmare. Gue jadi suka bunga gara-gara gue nonton Goblin dan pengen nanem buckwheat di halaman rumah gue sampe akhirnya gue nyari bibit tanamannya dan cara nanemnya, dan ternyata hasilnya gue gak dapet bibitnya karena udah abis. Gue masih nyari lagi! takutnya juga ga bisa gue tanem gitu aja karena di Indonesia kayaknya hampir ga ada ladang buckwheat deh.

Kalau dalam hal apparel atau fashion gue rada give up! karena udah harganya selangit, kadang brandnya ga dijual bebas di pasaran alias cuma ada di negaranya aja. Kayak sepatu Veja yang dipake Gong Hyo Jin di Jealousy Incarnate.

Well, that's why I sometimes hate myself because I tend to do the stupid things instead, like buying Jansport's bag cost me almost a million.

Hahaha... Do I look like Ji Eun Tak now?
Share:

Friday, 30 December 2016

Dramaqueen's daily life

Long time no post...!!

Exams' week almost over, but I can't seem to focus on studying because of some reasons.

The first one is, I'm not into study at all, yeah, I'm not a study person, I mean, I'm not the type who study hard right before exam. Usually, I just want to know my ability to solve the exams based on my own skills, mostly I'm studying while doing my exams. Well, That's not recommended for you but this is just how I am.

The second one is, this week is our year end holiday, so, I should be peacefully relaxing on my home or go somewhere for holiday (usually, the first one) but for final exams I have to at least pretend that I'm studying, but eventually I ended up just opened my book and went back to my laptop or mobile phone.

vlcsnap-error594.

Then, I have a kitty name Molly in my house. He is so active and asks me to play whenever He sees me. I can't resist him, so, I forgot my study and then just played with him instead.

The next reason is, I can't get over "Goblin" yeah, that famous Korean drama is lingering my head almost every single day. I keep on watching them, Gong Yoo, Kim Go Eun, Lee Dong Wook over and over again, every single episode until the new episode that will be released every Friday night and Saturday night. Unlike the other drama that I have watched,  I'm even staying up late just for watching it. That doesn't sound like me at all. I'm so obsessed with "Goblin". The story line, the acting of the actors and actress are melted together and also the OSTs that are DAEBAKK!!! I don't know what I have said but that's what I feel about Goblin.

[gallery ids="1749,1750,1751,1752,1753,1754,1755,1756,1759,1758,1760,1762,1763,1764,1765,1766,1767,1768,1769,1770,1771,1772" type="rectangular" orderby="rand"]

The best part of the drama of course the OST for me. They are beautiful and I can't stop listening to them. I hope this drama will end beautifully. I don't mind if the ending is sad or open-ending but it should be makes sense. I'd rather cry than watch an unreasonable ending just because some people want the ending to be like this or that. I heard the writer-nim is a good writer and please do it as you please, I will accept everything as long as is reasonable and makes sense. Well, I think I have talked too much about sort of things. I should get some sleep now. And finally my Friday is coming! I can't wait for tonight's new episode of Goblin. I hope my internet is not so bad and there is some quota left for me to download it, ups, sorry I watch it illegally but I have no choice. I'm not living in Korea and don't even know Korean. But later on, I will try my best to understand Korean and so I can watch it without English subtitle.

Bye and Sweet dream.
Share:

Monday, 22 August 2016

Pre-Skripsh*t

Yes.. Pada akhirnya suka atau gak suka, terpaksa atau enggak, yang namanya mahasiswa akhirnya akan sampai ke titik ini, eits jangan sampai salah sebut!

Titik dimana penentuan kelulusan dan akhir dari semua penantian, awal dari babak baru kehidupan. Pertempuran terakhir!

Gue aja masih belum paham matkul tentang English Phonology semester 4 lalu gara-gara dosennya, unbelievable! Eeh sekarang gue udah harus mikirin judul skripsh*t, my gosh!

Well, ada beberapa yang terlintas dipikiran gue tentang skripsh*t kayak apa yang pengen gue garap, cuma gue masih belum tau apa yang mesti gue angkat dari situ.

Gue sih prefer skripsi tentang hobby gue, no, bukan menggambar tapi nonton film!!!

Gue udah ada 2 film dikepala gue, satunya sih rada bokep gitu, eh Tan! Gimana? emang filmnya rate NC-17,tau ga film apa? Well, mau tau aja!

Gue bukan suka filmnya karena NC-17 ininya tapi karena filmnya mengangkat tema yang dalem banget, gue gatau sedalem apa yang jelas, I like this movie. Cuma kalau gue ambil nih film nanti skripsi gue kontroversial banget jadinya. Well, gue punya alternative lainnya.

Film ini keren asli, cinematografinya, dialog pemainnya, ide ceritanya pokoknya perfect banget, rating 8.0 IMDB. Asli gue pengen banget film ini jadi skripsi gue nantinya, cuma gue lagi figure it out apa yang harus gue gali darinya dan dari dirimu eh diri gue apa yang bisa gue kerahkan agar nantinya skripsi gue berguna buat gue seenggaknya, supaya gue bisa menerapkan segala ilmu yang gue dapet selama gue belajar di Universitas kontroversial ini, asik.

Gue juga bingung mau pakai bahasa Inggris apa enggak, secara gue jurusan pendidikan bahasa Inggris, masa skripsi gue pake bahasa Gaelic? atau Klingon?

Doain gue ya semoga gue bisa melewati semua ini. Mungkin gue akan jadiin blog ini media curhat gue sesering mungkin buat ngelatih skill menulis gue, yang nyatanya gak ada. eh belum ada.

Toh gak ada yang tau hari esok kayak gimana kan?
Share:

Saturday, 16 July 2016

Gloomy day in my fiction life

 

Tum Hi Ho.. Meri aashiqui abh tum hi ho..

Waha! Kenapa gue jadi melow dan mengindia gini. Well, tbh, sejak kecil gue memang diberi asupan film India karena memang dulu jamannya. My Indian style in movie kayak Kal Ho Na Ho, Kabhi Alvida Naa Kehna, Kabhi Khushi Kabhie Gham, Mohabbatein, Dilwale Dulhaniya Le Jayenge, Veer-Zaara, Ashoka, Har Dil Jo Pyar Karega, Aśhoka etc.

Barusan gue nonton Aashiqui 2 daaaaaaaaan.. Pecahlah air mata gue. I've known this previous version of Aashiqui before but never watch it. Gue juga udah beberapa hari ini sejak sekitar 2 minggu atau sebulan lalu dengerin soundtracknya yang judulnya Tum Hi Ho dan Meri Aashiqui. Akhirnya gue nonton yang Aashiqui 2 (2013) karena yang 1990 kelihatannya jadul banget. Sepanjang movie gue terhibur banget sama semua OSTnya yang adem banget. Mengingatkan gue pas gue denger theme songnya Kal Ho Na Ho pas ending yang bikin tenang sekaligus bikin sedih.

I like this kind of movie. Sad and tragic one. Gue suka ending yang bikin banjir air mata yang buat kita bertanya "Kenapa?.."



Gue kira mereka end up together but in fact ya gitu deh..

Love it a lot.
Share:

Saturday, 9 July 2016

I am an anime-music-fan

Since long ago, I am an anime-soundtrack-fan. It becomes habit. After or while watching Anime, Drama, Film or whatever it is I also find the OST.. until now. When I was in Junior high school, my PC full of anime soundtracks and I was listening to it almost everyday and everytime. This is one of my favorites anime soundtrack. I was listening to BoA (korean singer) version of this song, It's an acoustic version, darker and deeper. I get to know BoA from Inuyasha back then with Every Heart song. Here's the lyric of the song that I'm talking about:

Lyrics by Brad Holmes
Sung by Konaka Riyu / BoA for Acoustic version
Song: Duvet


And you don't seem to understand
A shame you seemed an honest man
And all the fears you hold so dear
Will turn to whisper in your ear
And you know what they say might hurt you
And you know that it means so much
And you don't even feel a thing

I am falling, I am fading
I have lost it all

And you don't seem the lying kind
A shame then I can read your mind
And all the things that I read there
Candle lit smile that we both share
and you know I don't mean to hurt you
But you know that it means so much
And you don't even feel a thing

I am falling, I am fading, I am drowning
Help me to breathe
I am hurting, I have lost it all
I am losing
Help me to breathe

I never get bored listening to this very song. I love the acoustic one more. TBH, never watch the anime but I'm about to. This is the Original Soundtrack of Anime; Serial Experiments Lain or Lain. I hope to watch this anime soon.

Share:

Tuesday, 5 July 2016

Keburu lupa

Gue mencoba untuk lebih produktif lagi sekarang, gue ga tau kedepannya gue akan jadi apa, yang jelas ini salah satu kebiasaan gue sejak dulu yaitu bikin sinopsis. Well, I like fiction that so obvious. That's why I like a story and I usually make one in my head, right after I watched something or get inspired by something. Usually that stories never go out of my head, I mean I rarely write it. It just my imagination and I like to be a part of my own imagination, and enjoy it myself..

But, today, after shubuh prayer I wrote something from my head.. My synopsis, well, I don't know how to call it but I call it synopsis anyway. And then, here they are:

Tema: Arsitektur, Co-workers lovers

Pemain:

  • Lee Ho Won

  • Jung Nara


Latar tempat:

  • HWN Arc.(office)

  • Prague

  • Seoul


~Storyline~
HW dan NR, memiliki ketertarikan yang sama akan seni bangunan, atau arsitektur. HW senang menggambar designnya yang bergaya modern dan lebih komersial. Sedangkan NR senang memfoto tempat-tempat yang memiliki keindahan atau design arsitektur yang bernilai seni tinggi, dengan kata lain keindahan adalah salah satu hal yang menonjol daru setiap desainnya. Ia, NR fokus ikut berbagai kejuaran arsitektur dan memenangkan beberapa penghargaan dan rela berkeliling dunia hanya untuk melihat berbagai karya arsitektur terbaik, salah satunya adalah kawasan eropa yang menjadi "muse" nya.

Mereka sudah mengenal satu sama lain sejak di bangku sekolah menengah. Tepat lima tahun setelahnya, mereka sama-sama mengambil sekolah arsitektur terbaik di Seoul dan pergi keberbagai penjuru dunia, termasuk Prague. NR sangat menyukai Prague dan ingin sekali suatu saat designya dapat dibuat di kota tersebut. Sedangkan HW lebih fokus pada firm bisnis yang ia sudah rencanakan dari dulu yang akan bekerja sama dengan NR dan rekan lain di dunia kearsitekan. Usia muda, 20, mereka sudah mulai aktif di firm yang tidak terlalu populer saat itu. HW lebih berperan karena NR lebih fokus pada setiap perlombaan arsitekturnya dan memenangkan berbagai penghargaan.

Tanpa disadari atau tidak, mereka telah menjadi sepasang kekasih sekaligus rekan kerja. Karena satu sama lain nyaman akan keberadaan masing-masing dan tau akan peran satu sama lain di kehidupan mereka. Mereka menjalaninya dengan mengalir begitu saja. Sampai suatu ketika, setelah 10 tahun saling mengenal satu sama lain dan 5 tahun berkencan dan bekerja bersama, NR memutuskan untuk pergi ke Prague. Meninggalkan sepucuk surat yang berkata:
 "Aku ada di Prague, jangan kesini. Mungkin aku tak kembali."

Begitu isi pesan surat tersebut.

HW yang sedang fokus dengan proyek besar di firmnya yang merupakan proyek ke tiga dan yang akan menjadi kunci kesuksesannya kelak pun menuruti isi pesan itu. Tak lama kemudian, tepatnya 3 bulan kemudian ia mendapat pesan dari nomer tak dikenal, yang memiliki kode area yang asing yang berkata
" bisakah kau ke Prague? Ia membutuhkanmu lebih dari apapun dan siapapun - Antonin"

Ps: mengenai siapa aku akan kujelaskan jika kau sudah disini.
Ini alamat kami:

Retro Flat Apartment, Zborovská 1026/15, 150 00 Prague-Smíchov, Czech Republic

Melihat nama Prague, lantas HW langsung paham dengan siapa ia bicara dan memutuskan untuk pergi kesana tanpa menghiraukan apapun dan meninggalkan pekerjaannya.

Prague

Ia sudah mengerti situasi di Prague atas penjelasan dari Antonin yang tak lain adalah mantan suami dari NR, ya, tiga bulan yang lalu NR menikah dengan Antonin. Di Prague tanpa memberitahu HW. Namun mereka berpisah setelah 3 bulan, NR tidak keberatan berpisah dari Antonin namun tidak juga berkata apa-apa hanya mengurung diri di flat-nya. Antonin merasa amat cemas dan akhirnya ia menyelidiki sendiri NR lewat HPnya dan ia melihat foto-foto HW dan kontak HW di hp NR lalu menghubungi lelaki itu. Menjelaskan semua dan apa yang terjadi. HW mendengarkan dengan seksama tanpa komplain. Lalu, ia memandang dengan dalam NR yang kala itu sedang tidur.

Setelah 3 jam tidur dibawah shower dengan masih menggenggam suntikan dengan sisa obat tidur didalamnya (yang ia ketahui kemudian). Antonin mengatakan ia tidak bisa mengurus NR lagi, tidak setelah mereka bercerai seminggu yang lalu. Yang telah disepakati keduanya. Antonin berkata ia harus melanjutkan hidupnya, dan NR pun sudah melepaskanya. Namun Antonin khawatir dan ketika ia mengecek beberapa hari yang lalu sebelum kemudian akhirnya ia menghubungi HW karena NR tak kunjung menjawab telponnya untuk mengurus perceraian mereka yang agak sulit di Prague, ia memutuskan untuk mengecek NR dan kejadian serupa seperti hari ini terjadi. Antonin merasa takut ini terjadi lagi maka ia menghubungi siapapun yang ada di kontak HP NR. Tiada siapapun, kecuali HW di hpnya. Lainnya hanya nomer tidak dikenal, nomer international dan lokal.

Setelah memastikan bahwa NR dalam penjagaan HW sekarang maka Antonin pun pergi dan menjelaskan bahwa ada beberapa prosedur perceraian yang harus di selesaikan NR dan kemudian pergi meninggalkan HW dengan setumpuk surat dan keheningan di flat dengan NR yang masih tidak sadarkan diri.

Menunggu NR sadar HW membaca surat-surat tersebut dan mulai mempelajari satu persatu isi suratnya yang kadang membuat alisnya naik karena berbagai macam peraturan disana dan hal yang harus mereka jalani, yep, mereka, karena HW yakin NR tak akan menjalani hal ini sendirian, tidak setelah ia melihatnya hari ini.

HW tidak tahu obat tidur macam apa yang disuntikan NR sehingga ia tidur sampai pagi keesokan harinya.

Ketika HW yang terlelap di sofa dengan kertas-kertas berserakan disekelilingnya bangun, di depannya NR sedang duduk memerhatikannya dari sofa yang lain. NR sama sekali tidak terkejut malah terkesan datar. Entah ia masih dibawah terpengaruh obat tidur atau bagaimana, ia hanya memandang HW dan HW pun gantian menatap NR. Tidak ada yang bicara saat ini bahkan berkedip. Mereka seperti bicara dalam diam, menunggu salah satunya memecahkan kesunyian tersebut.

Ingat akan kertas-kertas diatasnya HW pun buka suara.

Kau sungguh butuh bantuanku saat ini, kertas-kertas ini harus segera kau kembalikan kepada yang membutuhkan - HW

NR tersenyum tak percaya, dan tak berkata apa-apa meninggalkan HW dan pergi mandi. Terdengar suara HW mengakatan dari jauh seperti jangan minum obat tidur sebelum mandi yang membuat senyum NR makin lebar.
HW dan NR selama hampir seminggu mengurus segala dokumen perceraian dan imigrasi di Prague yang sangat sulit dan melelahkan. NR berkomentar "aku tak akan menikah disini untuk yang kedua kali" lalu HW membalas "aku akan membunuhmu jika itu terjadi"
Tanpa menanyakan apa yang sebenarnya terjadi HW melakukan segala hal untuk NR seperti halnya ia wajib melakukan itu. HW tidak berkata apapun maupun bertanya apapun. NR pun tak menceritakan apapun. Walaupun HW memiliki cerita versi Antonin namun seharusnya, sudah sewajarnya ia tahu dari NR tentang apa yang terjadi tiga bulan belakangan. Pertanyaan simpel seperti, "mengapa kau melakukan itu? "Apa yang sebenarnya terjadi?" "siapa itu Antonin dan bagaimana kau mengenal dan memutuskan untuk menikah dengannya?" hal-hal yang seharusnya jadi pertanyaan mendasar HW.
Ia hanya menanyakan hal-hal yang dulu ia sering tanyakan, seperti "apakah kau sudah makan?" hal-hal sepele yang jawabannya ia sudah ketauhi sebelum bertanya.

HW memutuskan untuk tidak bertanya, NR memutuskan untuk tidak bercerita. Keduanya pun kembali ke Korea.

Seoul

"Apa? Apa yang terjadi? Aku tak mungkin salah dalam kalkulasi desainku. Kalian bercanda?"

"Tidak perlu, aku akan kesana. Jangan lakukan apapun sampai aku ada disana, mengerti?!"

NR menutup telpon dalam bahasa Inggris tersebut. Lalu ia mengecek jadwal pesawat tercepat ke Prague. Ya, ia akan ke Prague kalau bisa detik itu juga. Nah, ia mendapatkannya, pesawat berangkat hari itu jam 5, sekarang jam 12 siang, ia punya waktu. Ia pun bergegas dan pergi meninggalkan rumah HW, rumah sekaligus kantor bagi HWN arc.

HW akan membunuhnya kalau tau ia pergi hari itu juga, tapi NR tak peduli, ia butuh pergi kesana. Ia butuh kabur dari sana, sesungguhnya. Ia menggunakan cara lama dengan hanya meninggalkan sepucuk surat, bukan, justru ia meninggalkan pesan di halaman depan kartu undangan berpita merah berwarna putih.
"Aku ke Prague, kau akan mengerti."

HW melihat pesan tersebut ingin rasanya ia mencekik leher wanita tersebut. Wanita itu, NR pergi dan datang di hidupnya sesuka hatinya. Apalagi ini? Prague? Pesan sialan yang wanita itu tinggalkan di kartu undangan tersebut membuatnya geram.

Mendengar kota itu lagi ia jadi ingat kejadian 5 tahun lalu. Tepat persis seperti hari ini. Apalagi kali ini yang akan ia perbuat, pikirnya. Padahal 3 hari lagi hari pernikahannya.

Prague

Ya, escape plan. Ini lah yang ia tunggu-tunggu. Keluar dari Seoul, pikir NR. Berada di Seoul membuatnya gila. Pekerjaan di Prague sebenarnya bisa ia selesaikan di Seoul. Ia hanya butuh alasan, alasan untuk? Menghindar dari HW.

Ia tahu, dalam waktu dekat pernikahan ini akan terjadi. Namun, ia baru sadar, sedekat itu. Yep, tiga hari lagi dan ia sekarang membuat keributan. Ya, NR tau, HW akan menyusulnya kemari, pasti. Dan dugaanya terbukti karena pesawat berikutnya ke Prague telah mendarat bersama HW di dalamnya. Pesan singkat di HPnya berkata,
"Kau gila? Kau benar-benar gila. Aku tak percaya kau meninggalkanku di H-3, tunggu disana aku akan menyeretmu ke Seoul" HW

Pesan ini seperti dikirim seorang penagih hutang kepada yang ditagih. Memang ia salah apa? Pikir NR. Ia berhak melakukan hal apapun dalam hidupnya. . .
Jika dikatakan NR kabur dari HW, kenyataannya salah besar. HW tau persis NR berada dimana, orang kabur tak akan sejelas itu dan segampang itu ditemukan. Beda seperti 5 tahun lalu, kali ini HW terlihat marah besar. Ia murka. NR dapat melihat itu diwajahnya, NR pun memalingkan wajahnya ke arah lain, kemanapun asal matanya tak bertemu mata HW. Mata itu menyala bagai api. Mata yang biasanya selalu teduh dan menenangkan, sekarang penuh amarah dan kebencian, serta kesedihan dan kekecewaan yang berusaha ditutupi dengan api kemarahan.
Kata pertama yang keluar dari mulut HW adalah "kau wanita jahat". NR hanya tersenyum sinis dan membalas dengan kata "bagaimana penerbanganmu, kau terlihat masih jet-.." HW "APA YANG KAU MAU?" "kau tau? 3 hari lagi adalah hari yang penting. Apa kau pikir aku main-main? Aku mengenalmu lebih dari 15 tahun dan kau tahu itu melelahkan! Kau terus pergi kesana dan kemari sesuka hatimu, kau pikir hanya kau disini yang memiliki kehidupan? Aku juga punya dan dalam tiga hari kedepan aku akan menjalani kehidupan baruku. Kau masih ingin merusaknya? Seperti 5 tahun lalu? Ketika kau mendadak pergi meninggalkanku, tiga bulan kemudian kau menghubungiku, oh bukan kau, siapa itu? Anders? Ya, kau masuk kembali kehidupku sampai sekarang lima tahun kemudian dan masih saja kau seperti ini. Seenaknya memutarbalikan hatiku. Apakah kau pernah peduli padaku barang sedetik saja? Pernah terlintas di otakmu?"

"Anggap saja tidak. Kembalilah ke Korea, calon istrimu nanti khawatir"- NR

"Apa? Ya! Hanya itu yang bisa kau katakan? Membuatku terbang jauh-" HW

"Aku tak memintamu! Kau datang sendiri, demi tuhan!~" NR

"Kau bodoh jika berpikir aku tidak akan datang dengan meninggalkan pesan sialan itu! Kau tau aku akan datang. Dan itu cara memintaku untuk datang kepadamu. Kau paling tau, demi tuhan, aku sudah mengenalmu seumur hidupku." HW

"Jika kau menganggapnya seperti itu, berarti kau sama sekali tak mengenalku selama ini. Kau tak pernah mengerti diriku, kau hanya berpura-pura mengerti. Kembalilah ke Korea, aku tak mau merusak hari pernikahan orang lain, apalagi orang yang sudah mengenalku selama 15 tahun" NR

"..."

"Kau tau, mengenalmu lebih sulit daripada mencintaimu, selama ini aku merasa mencintai wanita yang berbeda walau dalam satu raga. " HW

"Makanya, kau tak pernah benar-benar mencintaiku karena kau tidak benar-benar mengenalku" NR

"..."

"Lalu bagaimana dengan dirimu sendiri?" HW

"Hhh.. Mendengar kau menanyakan ini, aku merasa seperti orang idiot. Kau bahkan tak pernah merasakannya. Kau merasa harus bertanya?" NR

"Ha ha ha, ya, aku akui, semua ini merupakan caraku membalasmu 5 tahun lalu, agar kau merasakan apa yang aku rasakan dulu. Lalu kenapa hatiku ikut merasakan sakit seperti waktu itu? Harusnya kau yang merasakan ini semua. Pernikahan ini semua aku rancang untukmu, maksudku untuk membalasmu 5 tahun lalu. Kenapa balas dendam begitu menyakitkan? Ini rasanya seperti aku merasakan sakitnya 5 tahun lalu sekali lagi, ketika kau tiba-tiba menghilang dan 3 bulan kemudian aku menemukanmu membeku di kamar mandi. Kau tak pernah tau, sakitnya hatiku saat itu. Namun, hari ini seharusnya kau yang sepertu itu. Kenapa aku masih merasakan sakit ini? Kenapa? Apa salahku? Kenapa bisa sesakit ini? Mencintaimu... Selama lima tahun ini, aku memikirkan bagaimana cara aku membalas rasa sakit ini? 5 tahun aku menahan ini semua, aku pikir 5 tahun ini aku memalsukan cintaku padamu. Ternyata? Aku tak tahu. Seharusnya aku tak pernah ke Prague lima tahun lalu. Mungkin tak akan sesakit ini jadinya. " HW

"..."

To be continue?
Share:

Thursday, 31 March 2016

Koleksi lelaki

Well, disini lelaki yang gue maksud bukan lelaki dalam tanda kutip yaa.. Tapi gue mau nulis aja nih beberapa eh banyak sih lebih tepatnya aktor kesukaan gue, duuh penting gak sih? Penting! Sebagai pecinta film, aktor merupakan faktor utama gue mau nonton film tersebut, disamping cerita dan lain hal sebagainya. Karena film kan kita lihat bukan kita denger doang jadi gak salah dong kalo aktor itu penting. Gue sebutin yaa seinget gue.. Dan yang akhir-akhir ini happening di kehidupan fiksi gue. Let's start..!

1. Tom Hiddleston

tumblr_nb33n54ieN1rzxdhpo3_500491999278Well, kenapa doi pertama? Karena gue lagi suka-sukanya sama dia belakangan ini. Setelah nonton aktingnya doi as Loki, gue melted sama suara dan kharisma doi kalo udah ngomong dan segala ekspresinya. Duuh, doi juga punya senyumnya yang menawan banget.. Gue bisa dibilang telat recognized him, jadi gue sebenernya udah pernah nonton film dia sebelumnya, judulnya Only Lovers Left Alive bareng Tilda Swinton (2013) dia jadi vampire cuman dulu gue masih belum engeh sama dia.. Dan pas dia jadi Loki lah gue jadi ketemu dia lagi. Gue lagi nonton film-film dia sekarang, The Deep Blue Sea bareng Rachel Weisz juga bagus dan Crimson Peak sama Mia Wasikowska yang merupakan reunian mereka setelah Only Lovers Left Alive. Both Him and Her are my favorite actor and actress. That's number 1.

Next, aka number is

2. Lee Pace

thranduilthe fall 2007 lee pace3

Yep, bapaknya Legolas. Alias pemeran Thranduil di film trilogi The Hobbit ini lumayan menggetarkan hati gue dengan kecantikkannya. My type absolutely, silver long hair with thick eyebrows. What a beautiful man alive. Dia sukses banget jadi bapak legolas, aaah.. Bapak anak sama-sama bikin melted. Gue akhir-akhir ini lagi ngumpulin film dia, kemarin baru aja kelar nonton 'The Fall (2006)' dan you must watch it! Film ini keren banget! Gue suka dia di film ini, dan si kecil Catinca Utaru yang jadi Alexandria. He looks so damn hot here! Lee Pace I mean, not Catinca.. Film ini berkesan banget, gambarnya bagus walau terbilang film lama (about 10 years ago kan) dan ceritanya pure banget. Si Alexandrianya lucu banget. Pokoknya recommended. Still, gue masih nyicil nyari film dia yang lain. Nanti kalo ada yang bagus gue tambahin disini yaa..

3. Sam Claflin

tumblr_njlz1xVDgr1rfw77fo1_500landscape-1448047856-elle-hgcdsamclafin

Again british guy. I love british guys so much. Lol, mereka tuh desireable banget. Satunya Mr. Sam Claflin ini. Semenjak liat dia di Snow White and the Huntsman yang gue belom tertarik banget gue kira dia cuma yaa gitu aja.. Eeeeh pas dia jadi Finnick Odair di Hunger Games, mate lah awak klepek-klepek sama dia. He's so gentle. A gentleman. Walau yaa in the end he has to.. Hikz yasudah. Film kedua dia yang gue tonton yaitu The Riot Club (2014) wuhuuuuu... Luar Biasa dia disini. Jahat sih cuma yaaa teteup aja ganteng, aha! Di film ini berkumpulah cowok-cowok oxford yang kece dan highclass gue demen banget aaah~ nanti gue juga bahas aktor lain yang ada disini. Lanjut, film dia yang paaaaaaling gue tunggu dan agak lama nunggunya yaitu 'Love, Rosie' what a romantic film.. Gue sukabanget Lily Collins and Sam Claflin disini, Rosie and Alex. Diangkat dari novel karya Cecilia Ahern dengan judul Where the rainbow ends kalo ga salah, ini salah satu film favorite gue all the time. Must watch it! And this very year, On June, dia bakal jadi William aka Will dan bakal adu akting sama Mother of Dragons Daenerys Targaryen, aka Emilia Clarke aka Clark dalam film yang diangkat dari novel as well yaitu Me Before You by Jojo Moyes. Can't wait!

4. Jamie Campbell Bower

Jamie Campbell Bower as Jace Wayland The Mortal Instruments City of Bonesjamiejamie

aka Lily Collins's boyfriend aka Jace Wayland di Mortal Instrument: City of Bones. Bad boy yang satu ini emang bikin cewek dilema. Antara mau meluk apa jewer kupingnya dah gitu bisa nyanyi lagi. Well, si Vampire Caius ini emang ga ada duanya. Walaupun sekarang dia lebih fokus ke nyanyi, gue tetep suka dan keep watching him from any sosmeds he has. Dia itu open banget dan banci sosmeds. Mudah-mudahannikahlahsama Collins.

5. Avan Jogia

tumblr_nrtf1erxOM1rk7pzfo1_1280imagesThe hottest man alive. Jenis bad boy nan calm ini keturuan dari beberapa bangsa, diantaranya Canada, India dan whatsoever, menjadikan wajahnya yang gimana ya, khas banget. Ganteng pastinya. Ketemu dia pas browsing iseng, terus nonton deh serial doi yang Twisted. He looks damn hot here. Dia filmnya banyak cuma rada susah didapet dan bukan peran utama pulak. Cuma kalo tv series dia keren banget. Aktingnya jadi Pharaoh Tutankhamun aka king Tut bikin melted, dia keren banget disini. Dapet banget feelnya! Semoga aja dia lebih sering dan makin banyak makin banyak filmnya..

6. Logan Lerman

Blue eyes. Udah gitu aja. Percy Jackson ini emang Prince Charming banget. Gue suka pairing dia sama Lily Collins di Stuck In Love. Pairing dia sama Emma not so bad lah. He's talented actor and still young.

7. Ezra Miller

img-ezra-miller-profile_163536649367

Ezra-Miller-GIF-1435201990

Gay looking guy ini emang jago banget mainin tatapan tajamnya. Model androjini or whatever tulisannya ini emang tipe yang attracted someone in psychology way. Liat aktingnya di The Perks of Being Wallflower bikin gue demen walau dia gay, tambah lagi di We need to talk about kevin, beware of Gonzo, trus aktingnya dia sama Mia Wasikowska biar cuma sebentar. Tambah lagi dia bakal jadi The Flash aka Berry Alan, duh gak sabar. He is so playful and fucking handsome there *in my point of view, of course

8. Douglas Booth

bhjbstill-of-douglas-booth-in-jupiter-ascending-(2015)-large-picture

 Yuhuuu.. Si tampan nan rupawan yang satu itu memiliki tatapan yang mahaaaaaaaaa... nusuk. Njleb. Sexy abis laki yang satu ini. British guy is always the best when he opens his mouth. 

Well sampai sini dulu, nanti nambah lagi kalau ada ide.
Share:

Friday, 25 March 2016

Payless surganya wanita

Kata-kata payless kayaknya merupakan kata ajaib banget bagi cewek aka diskon. Intinya cewek itu suka dengan diskon dalam berbagai hal apapun. Kalo bisa payless ngapain paymore? Gitu kira-kira slogan cewek. Jujur ketan item loh, kata-kata sale, discount, 70% off or whatever tuh bikin cewek kalo lagi ngemall nengok 180 derajat fahrenheit tau ga. Gue termasuk? Tergantung sih. Kalo emang butuh ya gue nengok. Tapi kadang gak butuh juga jadi nengok loh, warbyasah...

Btw, mengenai payless ya, itu kan juga nama toko tuh yaa yang jual sepatu, gue biasanya kalo lagi ke junction lewat tuh toko suka penasaran, apaan sih yang dijual? Padahal udah jelas sih sepatu. Tapi kok keknya menarik banget yaa.. Dari luar, apa karena nama tokonya payless? Tapi beneran gue jadi kepo.

Pernah sekali tuh gue masuk yang di junction. Itu tapi sebelum gue training sama bu Ratna, training apa? Gitu deh pokoknya masalah penampilan dsb. Tentang sepatu atau baju apa yang lo harus pake buat kerja, teerus apa hubungannya sama payless? Ada! Gue jadi tau jenis sepatu cewek. Dah tau sih, cuma. Jadi sedikit paham fungsi sama bedanya. Dulu, gue anti sama sepatu cewek. Yang cewek banget gitu, kek, heels. Atau yaaa yang cute cute. Sekarang, tuntutan kerjaan dan pengaruh beberapa film yang gue tonton, gue jadi tergoda sama yang namanya heels. Pengen aja gitu punya 1.

Nah, balik lagi ke payless. Yang menurut orang murah belum tentu yang lain bilang demikian kan? Tul ga? Nah, disini gue mau samain persepsi dulu. Gue masih menganggap 100.000 itu duit yang gede. Jadi anggaplah yang gue masuk murah itu under 100.000 yaa. Kenapa harus samain persepsi? Kan gue yang nulis artikel ini jadi harus dari sudut pandang gue hahaha. Ehem.

Nah, lanjut karena gue masih di depan toko payless di junction ya, sebelum gue training sama bu ratna, pas gue masuk ke dalem gue feel wow sih, hamparan sepaty tersusun rapi betebaran disana, di klasifikasikan sesuai ukuran kaki kita. Kayaknya mereka pakai ukuran orang eropa deh (apa US?) entah! Yang jelas yang rangenya dari 6-10 1/2 kalo gasalah ya haha

Gue pusing liatnya, apa karena dulu gue belom aware kali ya sama sepatu-sepatu cewek yang dalam bayangan gue itu terlalu nyiksa kalo dipake. Makanya sebelum terjebak lebih lama gue keluar dari toko itu. Cek by ricek harganya rata-rata 200k keatas yang menurut gue lumayan mahaaal pada saat itu. Cuma kalo dilihat dari kualitas sama merk harga segitu worth it. Cuma gue yang dulu masih awam nganggep itu wow. Yang membuat gue malah tambah pengen cepet-cepet keluarrr.

Setelah tahun berlalu dan gue yang sedikit banyak ini terpengaruh sama tema-tema film tentang fashion kayak macam Confession of Shopaholic, Devil's Wears Prada, Style, Your Lovely Heels and lain sebagainya hati gue bagai tersentuh. Sisi kecewekkan gue mulai muncul. Ada perasaan "pengen deh punya satu aja heels " bergema di kuping gue. Dan itulah gue sekarang, jadi ngiler liat heels...

Kemarin gue ngemall ke penville, niat mau nonton malah ga keburu filmnya udah jalan setengah jam-an. Alhasil kita jadi tawaf di penvill deh kayak orang bingung. Gue sempet masuk ke toko CANA kalo ga salah disana, eh dapet cincin mawar hitam etchnic gitu, seneng deh gue.


Keluar satu toko jalan eh nemu payless. Iseng, masuklah kita kesana. Di penvill paylessnya lebih kecil dari junction kayaknya, apa perasaan gue doang? Molla

Pas masuk, rasanya beda dari pas dulu gue masuk pertama kali ke payless. Godaan buat nyobain heelsnya luwaaaar biyasa. Heelsnya lucu-lucuu minta di take me home semua. Ini kali ya yang dirasain di Bec di CoS. Gue cobain eh kok mayan sih di kaki, pas dikaca keliatan kece gitu kaki gue aaaaah pengen..

Soal harga ya itu tadi, kisaran 200k keatas. Huuuh belom gajian pada saat itu. Ngeneeees. Lagian kalo beli mau dipake kemana juga sih. Tapi pengeeeen.

Payless itu surganya cewek. Cuman pastiin kalo kesana pas udah gajian, biar ga gigit sepatu kayak gue.

In conclusion, payless itu recommended buat nyari sepatu yang harganya relatif dan design yang unik. Cuma, be smart buyer,cek n ricek lagi sebelum beli. Jangantergiurdiskon!

Share:

Wednesday, 20 January 2016

Movie Review

Movie a.k.a film udah jadi bagian dari hidup gue, mungkin hidup sebagian besar orang di dunia ini. Jujur kacang ijo, bukan jujur aja, buat gue, movie atau hal fiksi sejenis seperti novel buat gue semacam sebuah pelarian dari kehidupan nyata, dan ini pernah diungkapkan sama dua temen baik gue, kalo gue itu terlalu hidup di dunia fiksi. Dunia yang nyatanya menurut gue lebih nyata ketimbang dunia gue sendiri.

Kok jadi bahas tentang gue gini ya? orang mau movie review. Yowes, back on track. Kembali ke playlist. Gue lupa udah berapa banyak film yang gue tonton, gue disini gak bakal nyebutin satu-satu, cuma yang berkesan aja buat gue, yang meninggalkan impressi yang dalam. Langsung aja, check this out:



Ada banyak lagi, beneran! cuma gue lupa. nanti update lagi deh!


Note: This is ridiculous! harusnya ada slide foto disini gue lupa blog ini gue import dari wordpress jadi fotonya ga ke import deh. Buat postingannya bisa langsung cek disini
Share:

Saturday, 13 December 2014

The Hunger Games (Spoiler Alerts)

I am trapped into a game called "The Hunger Games"

Yep. Novel yang telah lama rilis dan berjajar di toko buku yang biasanya cuma saya liat sejenak lalu beralih ke novel lain sekarang malah jadi novel kesukaan saya.
Awalnya saya gak begitu tertarik dengan novel hunger game yang menurut saya mostly ceritanya pasti tentang pembunuhan sadis manusia. I hate it. That kind of murderer novel. Saya ga begitu suka novel yang ceritanya terlalu serius. Ternyata, not that serious.

Hunger Games menyajikan pula sebuah drama manis, kisah cinta segitiga, di antara peperangan, game kematian, kelaparan yang disuguhkan manis tanpa dilebih-lebihkan yang kesannya lebih ke kenyataan. Kenyataan bahwa sesungguhnya semua yang kita kira hanya akting belaka belum tentu demikian. Cinta itu sederhana. Sesederhana sebuah pertemuan pertama Katniss dan Peeta yang jadi awal memori mereka yang tanpa disadari menjadi awal mungkin kisah cinta mereka.

Katniss Everdeen dan Peeta Mellark, oh kisah cinta kalian merupakan yang saya biasanya cari dari sebuah fiksi atau romance. Saya sangat menikmati perkembangannya. Membuat saya gila. Sungguh. Saya paling benci menunggu satu tahun untuk sebuah jawaban yang sudah saya yakini tapi hanya butuh sebuah bukti. Ya, karena tak sabar menunggu The Mockingjay Part. 2 tahun 2015, saya putuskan untuk.... Baca ebooknya. Ya, english version. Hmm.. Yummy.



Share:

Wednesday, 12 November 2014

Bacaaaaaaa!!

Gue pernah denger cerita antara orang Indonesia sama orang luar mengenai hobi. Ketika orang Indonesia bilang hobi mereka membaca, si orang luar (luar negeri ya bukan luar angkasa) ketawa. Dalam budaya mereka, membaca bukanlah sebuah hobi melainkan sudah menjadi sebuah kebiasaan. Membaca yang dijadikan orang Indonesia sebuah hobi dipandang mereka aneh, karena membaca bagi mereka lebih dekat kepada keharusan dan kebiasaan. Kalo hobi itu kesannya kayak membaca itu kegiatan khusus sedangkan kalo orang luar tidak memandang demikian tentang membaca.

So, membaca itu udah mainstream? lol semacam itulah.

Kita suka mendewakan orang yang suka membaca, padahal membaca bukanlah suatu hal yang hanya dilakukan orang yang suka saja, melainkan hal yang seharusnya memang kita lakukan dan kita jadikan kebiasaan. Nah, dengan intro yang begitu pandjang disini gue cuma mau curhat (lagi) mengenai minat baca gue yang udah mulai menurun beiringan dengan minat nulis gue. Karena menurut gue baca dan nulis punya hubungan erat. Ketika gue suka nulis itu berarti gue lagi demen baca. Ya, gue orang Indonesia yang menjadikan baca sebuah hobi. Karena jujur, gue bisa baca kalo gue punya mood. Berarti gue belom termasuk kriteria orang luar negeri karena menjadikan membaca sebuah kegiatan yang sakral. Ya, membaca bagi gue sama dengan nonton film. Peristiwa yang sakral. Keduanya berlangsung ketika gue punya MOOD.

Share:

Monday, 12 May 2014

Tentang teman (intro)

Teman, friend, chingu, tomodachi ataupun konco dalam bahasa jawa, merupakan orang yang kita kenal atau terdekat dengan kita setelah keluarga atau saudara, bahkan mungkin kita lebih dekat dengan teman ketimbang sama keluarga sendiri. Setiap orang pada normalnya pasti punya teman, entah teman itu deket atau enggak, teman di dunia maya atau sosmed, teman sekolah, teman kerja, teman di komunitas atau klub, semua orang pada 'normalnya' pasti punya teman. Gue pun punya teman. Tapi gue gak tau sih mereka nganggep gue temen mereka atau gak hehe. Gue hari ini mau ngebahas tentang pertemanan dari perspektif gue.

Gue tuh orangnya paling susah sama yang namanya memulai, tapi kalau udah mulai sih gue biasanya enjoy-enjoy aja, tapi untuk mengawalinya merupakan hal yang sulit bagi gue. Gue orangnya kemana-mana suka sendiri. Jarang gue ngerengek minta temenin, menurut gue kesendirian itu lambang dari kebebasan, juga lambang dari ke'jomblo'an sih -_- . Gue suka enak aja kemana-mana sendiri, walaupun ada gak enak juga kalo misalnya gue mau poto, masa selca gitu, ntar kalo gue poto ama monas gak keliatan monasnya.

Share:

Tuesday, 6 May 2014

EUROPE ON SCREEN 2014

YEAAAA! It has been 3 years I followed EOS and I love this event. Dari tahun 2011 sebenernya udah niat kesini tapi emang belom diridhoi aja sama Yang Maha Kuasa. Baru kemaren pas 2012 sempet nyicipin EOS seperti biasa kalo gak di Erasmus Huis ya di Goethe House. Pas tahun 2012 sih niatan ke EH bukan buat nonton sepenuhnya, tapi buat foto-foto doang haha, gokil emang. Kita cuma mau ikutan kontes foto di I amsterdam doang, dulu sempet ada replikanya di EH, tapi sekarang udah gak ada #hiks.


Jadi inget dulu saking niatnya foto disitu ampe dibelain malem-malem kesana dan MALU gara-gara ditegor satpam. Sebenernya sih maksud tuh satpam baik cuma ngingetin kalo filmnya udah mulai. Tapi gue malu aja ketauan poto-poto, kayak kucing ketangkep kering lagi nyolong ikan.


Share:

Wednesday, 26 March 2014

About Celeste and Jesse Forever


The movie introduced me with a song from Lily Allen titled Littlest Things in the very beginning of the movie. And I immediately fell for that song, and directly go to my opera mini, searched it and downloaded it #hehe. It's the best part of the movie I think. The opening credits showed us the flashes of two couple called Celeste and Jesse. Tell about two childhood friends later got married and then divorced. How they face the life after divorced and live a life like usual like nothing happened between them. Till one of them got sick of each other and decided to live His life, His new life and He want to make it happened with His new girl friend later His future wife who has his child. It was Jesse. And Celeste didn't seem can get over it. She's being jealous, but felt guilty about Jesse or maybe regrets.



Quote : do you want to be RIGHT OR HAPPY?



WF_CAJ_RightOrHappy
Share: