Showing posts with label issues. Show all posts
Showing posts with label issues. Show all posts

Tuesday, 4 April 2017

/'ɔ:lməʊst 'sɪtɪ/



Gue mau cerita!!! karena memang udah lama banget sepertinya sejak gue nulis terakhir kali. Ini mengenai sebuah nama dan takdir yang dibawanya.

Dahulu kala, lahirlah anak perempuan disebuah desa yang tidak mau disebutkan namanya, dia adalah anak pertama dari sepasang suami istri. Di desa yang tanpa nama tersebut, anak itu hendak diberi nama. Seperti halnya di kota-kota besar, di desa tersebut juga ada beberapa nama yang populer. Para saudara sang ibu pun mengusulkan nama yang populer tersebut pada si ibu yang ingin menamakan putri kecilnya tersebut. "Namai saja dia City". Sang ibu pun berkata. "Saya tidak mau ah! kamu tahu berapa orang di desa ini yang namanya City?". "Saya mau namai dia Princess saja".

Sejak saat itu, bayi tanpa nama tersebut pun akhirnya memiliki nama, yaitu Princess. Dibanding nama Siti yang sudah macam garam di lautan di desa tersebut. Putri akhirnya beranjak dewasa dan pindah ke kota besar yang juga tak mau disebutkan namanya. Berceritalah Putri kepada teman yang sebut saja namanya Lily, bahwa dia hampir saja dulu dinamai Siti. Almost City.
Share:

Sunday, 1 January 2017

Things that I want to do and Places I want to visit

Gue mau bikin draft aja karena sekarang gue lagi di McD yang kayaknya mau tutup cuma gue lagi ada mood banget buat nulis. Judulnya mellow banget dan terkesan biasa, dan gue pikir ini sih kayak tulisan anak TK nantinya, cuma I just want to keep reminding myself about who I am and what the most things I want to do and places I want to visit, mungkin aja suatu saat nanti pas gue iseng-iseng liat blog ini *kalau masih ada juga blognya" gue bisa baca sambil senyum-senyum sendiri and wondering how pathetic I was or I am.

Well, gue sangat suka banget sama lagunya Keane yang "Somewhere Only We Know" dan sampai sekarang gue lagi mencari "Somewhere" dan "We" nya namun belum dapet-dapet, you know what I mean kan. Ada banyaaaak banget tempat yang pengen gue kunjungi dan hal yang mau gue lakukan sebagai manusia normal yang banyak mau. Cuma, karena keterbatasan biaya dan waktu, semua itu cuma mengangan-angan di langit-langit kamar gue. Cuma gue pendem sendiri dan kadang cuma gue pikirin atau gak gue usir jauh-jauh dari pikiran gue supaya gue gak terlalu banyak pikiran dan gue cuma bersyukur aja gue udah hidup di dunia ini dengan segala yang terpenuhi dengan baik oleh Allah SWT, dengan mamah yang sayangnya gak ada putus-putusnya sama gue, temen-temen di sekeliling gue dan orang-orang yang membenci gue. Gue bersyukur akan semuanya yang terjadi dan akan terjadi di hidup gue yang fana ini. Intermezzonya panjang ya as always.

Share:

NYE for me

Well, seiring berjalannya waktu, ketika lo merasa bahwa cuma waktu aja yang berjalan sedangkan lo tetap berdiri di tempat yang sama, tak berubah sedikitpun kecuali bertambah tua, mau pergantian hari, minggu, bulan maupun tahun rasanya bukan sebuah hal yang lagi special buat lo. Melainkan sama halnya seperti saat lo menarik napas. Lo sudah terbiasa yang bahkan gak sadar setiap kali lo menarik napas. Begitulah yang gue rasain kurang lebih sejak gak tau kapan, yang jelas semua berubah. Gue cuma bisa melihat warna hitam, putih, dan juga abu-abu sekarang ini. Padahal dunia penuh dengan warna-warni yang bahkan lo gak tau nama semua warna di dunia ini, sampai novel yang lo baca memberi tahu lo ada warna "English Lavender", you never know before and maybe you will never know at all.

Hidup ini bagi gue sekarang semudah menarik nafas dan mengeluarkannya, gue merasa "tau-tau udah Senin", "tau-tau udah malem", "tau-tau gue udah semester 5" ,"tau-tau gue udah nikah(mungkin". Well, gue gak terlalu pay attention sama hal-hal di hidup gue kecuali 3 hal, Waktu gue bangun, waktu yang gue habiskan sama orang disekitar gue dan walktu gue kembali untuk tidur. Tiga hal reguler yang selalu dan setiap hari gue lakukan. Ketika gue bangun, dan itu kesiangan, gue realize banyak waktu yang akan kebuang sia-sia, kemungkinan buat telat, macet dan lain sebagainya akan mengikuti dibelakangnya. Saat gue dirumah, sebisa mungkin gue pengen banget berasa kalo gue ada dirumah, komunikasi sama mamah, sama semua orang rumah, tapi tetep aja gue pasti lebih banyak menghabiskan waktu buat diri gue sendiri and I know how selfish I am. Gue kadang ignore orang rumah kalo lagi dirumah, gue itu ya begitu.

Gue pernah nyesel senyesel-nyeselnya dulu, gue inget gue sering ignore bokap gue kalo ngelongok gue dari pintu kamar gue, dan sekarang gue cuma bisa nyesel. Gue gak mau hal ini kejadian lagi, cuma gue tetep dititik yang sama sampai sekarang, selfish. Gue terlalu menikmati hidup dan kehidupan gue sendiri sampai-sampai gue gak engeh dengan orang-orang sekitar gue yang merupakan "kehidupan" gue sesungguhnya. Gue gak ngerti cara jalanin hidup menjadi "manusia yang pada umumnya" and in the end, I just found out myself back on my own gadget or laptop in my bedroom. No talking, just sat in front of it until I have to go back to sleep again.

Gue sebenernya pengen banget punya kegiatan diluar kamar gue, sama nyokap gue ngobrol, sama kakak-kakak gue dan keponakan-keponakan gue. Cuma, gue running out the time I guess. Gue bangun udah siang, nyokap udah selesai berkebun, keponakan gue yang gede udah berangkat sekolah dan yang kecil kadang ada kadang pergi sama ibunya dan kadang main ke tetangga, dan lagi gue telat, gue kehabisan waktu. Gue lalu cuma bisa menyesali kenapa gue buang pagi gue sia-sia dan gue cuma bisa menyesal, tiap harinya. Waktu gue sama nyokap yang benar-benar full adalah pas gue beranjak tidur, dan itupun kepotong juga karena biasanya nyokap udah tidur duluan dan gue? masih berkutat sama laptop gue dan akhirnya pagi yang sama pun terulang kembali, setiap harinya.

Kapan ya, gue bisa merubah kebiasaan ini, kapan dan gimana caranya? gue padahl lebih banyak ngabisin waktu diluar rumah dan ketika dirumah, gue layaknya orang yang ngekost, cuma numpang tidur doang. Gue berkali-kali bilang sama diri gue sendiri, gue harus berubah sebelum terlambat, terlambat? gue udah terlambat. But, gue at least try to do something recently. Trying to understand my mom with gardening, yeah, It kinda works for me. At least for now, when I am in holiday, NYE holiday to be exact. I bought some seeds online and well, It works, for now, and I hope it will work for sure. Gue gak berharap banyak, gue pengen punya hal yang bisa gue share bareng mamah, gue pengen bisa memulai pembicaraan sama mamah, nanya ini itu sama mamah, dan lain sebagainya sama mamah. I hope it will work, this kind of things, I will do my best. Gue pengen kebun mamah bukan cuma dihiasi pepohonan mamah dan bapak tapi gue ada pohon gue disana.

Edisi curhatnya ini bakal gue tutup sama lagu kesukaan gue saat ini, arti liriknya aja ya, karena lagu ini bagus banget dan merupakan ost dari Goblin.

Here they are:

Share:

Monday, 22 August 2016

Pre-Skripsh*t

Yes.. Pada akhirnya suka atau gak suka, terpaksa atau enggak, yang namanya mahasiswa akhirnya akan sampai ke titik ini, eits jangan sampai salah sebut!

Titik dimana penentuan kelulusan dan akhir dari semua penantian, awal dari babak baru kehidupan. Pertempuran terakhir!

Gue aja masih belum paham matkul tentang English Phonology semester 4 lalu gara-gara dosennya, unbelievable! Eeh sekarang gue udah harus mikirin judul skripsh*t, my gosh!

Well, ada beberapa yang terlintas dipikiran gue tentang skripsh*t kayak apa yang pengen gue garap, cuma gue masih belum tau apa yang mesti gue angkat dari situ.

Gue sih prefer skripsi tentang hobby gue, no, bukan menggambar tapi nonton film!!!

Gue udah ada 2 film dikepala gue, satunya sih rada bokep gitu, eh Tan! Gimana? emang filmnya rate NC-17,tau ga film apa? Well, mau tau aja!

Gue bukan suka filmnya karena NC-17 ininya tapi karena filmnya mengangkat tema yang dalem banget, gue gatau sedalem apa yang jelas, I like this movie. Cuma kalau gue ambil nih film nanti skripsi gue kontroversial banget jadinya. Well, gue punya alternative lainnya.

Film ini keren asli, cinematografinya, dialog pemainnya, ide ceritanya pokoknya perfect banget, rating 8.0 IMDB. Asli gue pengen banget film ini jadi skripsi gue nantinya, cuma gue lagi figure it out apa yang harus gue gali darinya dan dari dirimu eh diri gue apa yang bisa gue kerahkan agar nantinya skripsi gue berguna buat gue seenggaknya, supaya gue bisa menerapkan segala ilmu yang gue dapet selama gue belajar di Universitas kontroversial ini, asik.

Gue juga bingung mau pakai bahasa Inggris apa enggak, secara gue jurusan pendidikan bahasa Inggris, masa skripsi gue pake bahasa Gaelic? atau Klingon?

Doain gue ya semoga gue bisa melewati semua ini. Mungkin gue akan jadiin blog ini media curhat gue sesering mungkin buat ngelatih skill menulis gue, yang nyatanya gak ada. eh belum ada.

Toh gak ada yang tau hari esok kayak gimana kan?
Share:

Tuesday, 22 December 2015

This is so much like me

12376151_1644182389183562_2292320218914522592_n



Look at those picture at gemini part! That's me...!

Kampret emang tapi ya itu hidup gue sekarang. Gue emang gak percaya sama yang namanya ramalan zodiak, cuma terkadang kalo yang lucu dan menjurus kayak gini ya gue keep. Haha!

Well, gue rasa memang hidup gue hampir 90% itu fiksi aka fantasi. I'm not saying that I don't live my life properly but it just the way it is. I live within two worlds. The world between fiction and real world. In fiction world I could be somone else, live someone's life, feel someone's pain. However there must be an end in fiction, It could be happy, sad, tragic or open ending just like a movie or novel. Everytime my fiction life ended, I have to find another one, and do it again till I reach an ending. I can never stop, I can't help it. I want to put a stop on it someday but I don't know when and how. I feel like there is no cure for me. I'm just no one but fiction in my real life with no ending.

My friends was telling me this beforehand. They said I must change the way I live now or never. Though, I was changing a bit but now I'm getting worse. I can't even live my own life, I can't tell me my own story. I don't care about my future. I just passing the time and getting older.

What should I do?
Share:

Thursday, 12 December 2013

Mystery Shopping at Online Shop



Iseng dan emang kurang kerjaan. Waktu gue buka salah satu online shop, ternyata ada fasilitas chattingnya gitu langsung sama miminnya. Niat iseng gue pun timbul, pertama sih gue cuma say Hi aja, nah ternyata di tanggepin. Waah cakep juga ternyata pelayanannya, fast respong bo! padahal belum tentu gue orang bener (emang bener sih). Percakapanpun berlanjut, yang bisa disaksikan di screenshot gue. Jahat ya gue, tapi itu ide temen kantor gue loh, gue cuma bantu ngetikkin. dan gue kira ga bakalan ditanggepin, eh ternyata ditanggepin loh, padahal pertanyaan gue itu ga penting abis. Gue langsung ngacungin jempol sama adminnya, ternyata pro banget. nanya yang gak jelas aja ditanggepin. Sorry ya mas bro, saya cuma iseng tapi saya akan rekomendasiin online shop ini kok ke temen saya kalo ada yang emang minta saran. #lol


mysteryshopping

Share: