Showing posts with label DRAMA. Show all posts
Showing posts with label DRAMA. Show all posts

Monday, 15 May 2017

All about Goong

I would like to share my most favorite drama all the times which is *drum sounds* PRINCESS HOURS aka Goong!!!

The finest drama ever I can say. Goong adalah drama yang kaya kalau menurut saya. Sedih, senang, penasaran, senyam-senyum sendiri, kesel, geregetan, semuanya dikemas dengan sangat pas dan you cannot wait for tomorrow to watch the next episode. Itulah yang saya rasakan tentang drama itu.

Share:

Sunday, 12 March 2017

Cinderella's Stepsister


Eunjo:
That person...

I ache when I see him and I ache when I can't see him.

I'm miserable when he's here and I'm miserable when he's not.

I'm miserable when he smiles at me and I'm miserable if he smiles at others.

My name...

When he calls my name, I'm miserable.

If he doesn't call my name, I'm miserable.

As long as the earth doesn't swallow me up this instant,

I will continue... to be miserable, Jung Woo.

But I would rather have him here.

Then I can act like I can't stand him.

That would better than not having him here.

...
Share:

Wednesday, 30 April 2014

Dalam perjalanan...

Gue di dunia per-drama-an mau korea jepang atau apapun yang seri. gue paling konservatif. bukan berarti gue suka melindungi hewan yang terancam punah. bukan. Tapi penasaran adalah kunci kesuksesan sebuah drama menurut kamus drama korea dan dorama jepang yang gue buat sendiri. jadi kalo suatu drama udah bikin gue penasaran itu udah termasuk drama yang bagus menurut kacamata per-drama-an gue. Ya, tentu jalan cerita penting juga, namun kerahasiaan dari episode yang satu ke episode yang lainnya adalah harga mati bagi gue. gue paling benci dan anti sama yang namanya spoiler demi apapun!!!!!!!!!!!

Spoiler itu bagaikan sebuah gue gatau menggambarinnya bagaimana yang jelas gue benci banget. Tau cerita sebelum harusnya gue tau. Jadi kayak puasa baru sampai jam 5.59 eh gue udah batal padahal magribnya jam 6 teng. NYESEK! ABITCH! Capek saya capek. ini tulisan saya tulis dalam rangka kesedihan saya, waktu 3 bulan saya habiskan untuk fokus ke Empress Ki tanpa ada spoiler di setiap episode selanjutnya semua runtuh tuh tuh hanya karena 1 kata dan kata itu berasal dari temen saya di instagram. OMG! mereka bener-bener. saya sudah susah payah ga buka tumblr berhari-hari cuma buat nunggu episode final ini TAPI semua hancur cur cur di instagram. OH! semangat saya runtuh seketika. Semangat sisi maya saya yang tanpa luna ini. OH I HATE SPOILER!
Share:

Tuesday, 8 April 2014

Iseng-iseng bikin sinopsis Part 2


Entah mengapa gue suka ngejudulin pake part-part-an kayak cinta fitri aja. Baiklah langsung saja saya mau nulis sinopsis yang saya pikirkan dikepala, nanti keburu lupa lagi, here we go!

Referensi Judul : Wedding Fair

Cowok : Pernikahan batal, punya mimpi kawin muda sama ceweknya yang udah dia pacarin dari sejak SMP (sahabeut masa kecil ceritanya)

Sejak pernikahan yang udah dia rencanakan dengan sematang-matangnya batal karena secara gak langsung cewek yang selama ini ia pacari menolaknya ketika menyatakan proposal pernikahannya, dia jadi sering pergi ke pameran-pameran pernikahan atau wedding fair, sendirian. Sampai suatu ketika, takdir mempertemukannya dengan seorang wanita, wanita yang tak ia sangka 'akan' memiliki peran berarti untuk hidupnya kelak

Quote : Aku udah ngerasa mengenal dia seumur hidupku, namun ia belum merasa mengenalku seumur hidupnya.

Cewek : Tidak punya waktu banyak untuk memikirkan tentang pernikahan, karena penyakit yang ia derita, jadi ia suka datang ke Wedding Fair.

Pernikahan? untuk memikirkan hal itu saja, rasanya jadwal kemotherapyku terlalu padat untuk hanya memikirkan hal itu. Namun, untuk wedding fair? setidaknya aku bisa kabur sejenak dari Rumah Sakit yang baunya sudah sama dengan baju yang kukenakan ini hanya untuk pergi menghadirinya. Umurku sekarang sudah 20 tahun, bonus 4 tahun sejak dokter memvonis keberadaanku di dunia hanya sampai di angka 16, 4 tahun lalu, Namun dengan bonus tersebut, mengharapkan pernikahan rasanya hal yang sangat muluk sekali bagiku, yang sehari-harinya makan-tidur dirumah sakit. Kalau aku menikah, mau makan apa suamiku? masa makanan hambar yang aku makan? jangankan untuk memikirkan pernikahan, memikirkan tentang hari esok apakah aku masih berada di dunia ini atau tidak rasanya 'berlebihan' untukku. Sampai suatu ketika, kata-kata seandainya, bayang-bayang pernikahan, hadir di benakku, ketika kami berfoto bersama, ya 'kami'. Aku dan lelaki pertama dan terakhir yang membuatku untuk pertama kali dan terakhir kalinya memikirkan tentang 'pernikahan'.

to be continued...
Theme Song : Somewhere Only We Know (Lily Allen version)
Share: