Showing posts with label kenangan. Show all posts
Showing posts with label kenangan. Show all posts

Tuesday, 8 December 2015

Untuk dikenang nanti

IMG-20150403-WA0030


IMG-20150403-WA0042


Ini adalah sebagian kecil kehidupan perkuliahan saya yang fana di jagat pendidikan tanah air Indonesia tercinta.

Fresh and new entry yaitu ketika dosen speaking kita yang paling cantik untuk kedua kalinya ngasih tugas speaking yang mengharuskan kita membentuk kelompok, I HATE IT. Ya, hal yang paling gue gak suka adalah kerja kelompok dan berujung presentasi. Namun, karena untuk kebaikan dunia dan akhirat, harus gue jalani dengan sepenuh hati dan well, pada akhirnya presentasinya cukup, lumayan, ya bagus sih, ya okelah, sukses. Walau sebelumnya sempet ada konflik sebelum akhirnya konflik itu pecah pas kita ngerjain speaking bareng-bareng dan mulai lagi ketawa bareng sampai sekarang.

20141022_192329


Well, ini drama pertama kami, walaupun pada awalnya agak gak yakin dengan cerita yang kita pilih namun pada akhirnya semua berjalan dengan lancar dan akhirnya gugurlah satu tugas mulia nan agung tersebut.
Note: ini post yang tertunda, gatau dari kapan ada di draft gue. Gue memutuskan gak melanjutkan lagi karena gue pun udah lupa apa yang mau gue tulis dulu. Ya beginilah gue, moody dalam hal apapun sampai urusan nulis blog juga gue moody. Karena sayang gue memutuskan untuk mempublish ini no matter what. Well, What a great memories I had back then with those guys. I really enjoy and appreciate every single of it.
Share:

Monday, 21 April 2014

Kenangan di dunia maya


Gue mau mengenang masa lalu nih. Kata orang kita harus menghargai yang namanya sejarah kan. Sejarah itu kan merupakan sebuah masa lalu dan kalo gak ada masa lalu mana ada masa kini apa lagi masa depan, makanya gue sangat amat sangat menghargai yang namanya kenangan, memori, masa lalu. Karena gue yakin, apa yang kita perbuat di masa lalu itu semua worth it untuk diinget. Yang jelek ya buat pelajaran dan yang baik yang buat jadi acuan, seh bahasa gue. Lanjut mengenai masa lalu. Gue akan bahas lebih kepada sejarah atau masa lalu di dunia sosmed. Soalnya, gue punya cukup kenangan buat di share di bidang ini. Karena sosmed udah menjadi bagian dalam hidup gue dan mungkin bagian hidup dari Dinda.

Awal gue mengenal sosmed dari temen gue, di smp kayaknya, apa di SD ya? Lupa. Maklum otak saya ga bisa kayak google ga bisa nyari memori yang mau saya inget. Jadi kira-kira aja nih ya, pertemuan saya dengan sosmed anggaplah ketika saya SMP. Karena pas SMP pelajaran komputernya bukan cuma sekedar minesweeper atau pinball eh salah maksud gue paint atau word tapi sudah meranah ke dunia Internet, gue akhirnya mengenal Google, walau pada saat ini kami cuma sekedar tegur sapa aja ga lebih. #eh.
Lanjut dari google yang waktu itu gue buka di IE, gue mulai ngeri dengan kepintarannya. Gue mau nyari apa aja ada. Tapi saat ini gue masih takut buat klik link, paling banter cuma mentok ke wikipedia, abis guru gue waktu iu suka ngadain quiz, main cepet-cepetan cari informasi di google dan gue alhamdulillah waktu itu selalu menjawab dengan cepat dan tepat. Gue mulai suka sama google dan juga internet. Dulu, akun yang pertama gue buat setelah Yahoo (yang buatnya susah setengah mati) yaitu Friendster. Ya, akun penuh kenangan, kepolosan, dan mungkin kesederhanaan. Banyak sih akun-akun lain buat chatting kayak LC, Nimbuzz, YM dan sebagainya cuma gue orangnya kurang suka chatting jadi ga gue dalemin banget.


Gue jatuh cinta sama friendster, karena, dulu cuma itu yang gue tau. Dan, gue menemukan banyak teman-teman ajaib disana. Yang ga sungkan berbagi cerita dan hobi mereka sama gue.
Dulu pas jaman friendster, gue lagi jatuh cintanya sama Jejepangan. Awal gue suka manga, Anime, OST Anime dan hal-hal yang berbau Anime lainnya, waktu di FS, gue sama temen-temen gue jarang yang pake nama asli, kebanyakan karena kami pecinta Jepang, nama kami merupakan nama-nama Jepang atau karakter sebuah Anime. Nama gue sendiri berganti berdasarkan anime atau manga yang gue suka. Seinget gue gue pernah pake nama Nagareboshi, Hanazono, Nee dengan tulisan yang ajaib dan kalo sekarang lebih dikenal dengan nama alay. Ya, gue alay, dan gue yakin semua orang juga alay. Karena dulu pas kita alay, kita belum tau alay itu apa. Kata Raditya Dika aja alay adalah proses menuju ke dewasaan. Nah

Udah dengan nama gue. Selain gak pake nama asli, panggilan gue di FD adalah Nee later Nee-chan (dulu gue ga tau kalo ini dalam bahasa Jepang artinya kakak perempuan. Seakan gue mau dipanggil kakak gitu)
Inget gue punya temen Shizuka-chan, dia sama gue sering berbagi banyak cerita, biasanya kalo kami udah ngobrol bisa 1000 karakter lebih. Gue suka cara dia bercerita, gue lupa apa yang tepatnya dulu kita ceritain, sepertinya sih tentang Prince Of Tennis atau Inuyasha, bener lupa saya apa dulu yang kita bahas, yang jelas gue sangat kehilangan sosoknya, dan mirisnya sampe sekarang bahkan gue gak tau nama aslinya siapa. Dan apakah dia masih eksis di sosmed? Saya sangat kehilangan dia.
Kalo dia baca ini, gak tau juga dia inget saya apa gak. Tapi mudah-mudahan kami bisa bertemu kembali. Entah di dunia nyata atau didunia maya.

Yang kedua ada dua sosok, mereka senpai saya. Yang satu dulu PPnya Tifa FFVII, dia juga orangnya baik sekali, namanya saya tak ingat, ada K nya kalo tak salah. Yang satu lagi saya sempat dapet FB namun saya kehilangan kontaknya entah karena ia sudah tak eksis lagi di sosmed atau sudah ganti akun. Beginilah dunia maya, tidak ada satupun orang yang tau which one is fake or real. Semua kemungkinan bisa saj terjadi. Bahkan gue yakin semua banyak yang fake di dunia maya tanpa luna ini.
Yang pasti saya merindukannya, entah mereka fake atau bukan, mereka ingat atau tidak, namun saya ingat. Saya punya kenangan. Yang menurut saya cukup berharga buat dikenang dan buat diceritakan.

Dan yang terakhir yang amat sangat saya rindukan, yaitu, kakak dan sahabat saya, yang sudah saya anggap sebagai saudara. Kami sudah kenal dari SMP. Saya kenal dia dari FS, tentunya. Ia juga merupakan guru saya, ia juga merupakan tempat curhat saya. Walaupun kami terpisah jarak dan hanya disatukan lewat internet. Saya sudah menganggapnya bagian hidup saya.
Biar saya ceritakan. Saya lupa bagaimana saya mengenalnya, ia, pastinya lebih tua dari saya, Ia pandai bahasa Jepang, itu pertama yang buat saya tertarik padanya dan ingin berteman dengannya. Lama-kelamaan orangnya asik dan baik sekali juga lucu. Lalu ia selalu mengajarkan saya bahasa Jepang dan kami selalu memprakterkkanya di setiap percakapan kami. Entah bagaimana caranya, saya dapet kontaknya. Kami lalu sering smsan. Dan waktu itu ketika kami sedang nonton Narnia saya baru tau fakta kalau dia sebenarnya balsteran Jepang. Ibunya orang Jepang dan ayahnya orang Banjarmasin. Saya kaget karena saya kira nama yang selama ini diperkenalkannya adalah semata hanya nama di sosmed atau nama Jejepangan. Ternyata ia memang orang Keturunan Jepang dan Alhamdulillah ia Islam.

Kami sering melewatkan waktu berbincang dan saya tau di suka keropi atau kodok hijau lucu.
Kami sering bersenda gurau sampe pulsa salah satu dari kami habis dan merupakan akhir dari percakapan.
Sempat saya kehilangan kontaknya beberapa bulan karena tidak ada jawaban dari sms saya dan nomornya tidak aktif, beruntung dulu saya sempat dapat nomor ayahnya dan saya telpon namun anehnya sepertinya itu bukan nomornya dan saya kira saya salah sambung. Pupus sudah harapan saya, dan saya sedih karena kehilangan kakak saya itu.
Namun beberapa minggu atau hari berselang, ada nomor asing yang menghubungi saya dan ternyata itu dia. Waaah saya sangat senang. Akhirnya kami bisa terhubung kembali. XD XD XD

Dia juga sempat mengenalkan saya dengan Omnya, yang Jepang tulen dan ternyata tinggal bersamanya di BJM. Ternyata omnya itu mualaf dan baru belajar agama Islam setelah sebelumnya beragama Budha.
Namun, sekarang, lagi-lagi saya kehilangan kontaknya. Sudah lama kami tidak smsan dan nomornya tidak aktif.
Saya bertanya-tanya, apakah kami akan terhubung kembali?

#Notedtomyself saya lain kali harus tanya alamat rumahnya biar kami bisa berkirim sesuatu. Seru kayaknya! Atau saya mau ke Banjarmasin ah suatu saat nanti!
Theme song : Sazh's Theme by Masashi Hamauzu (Final Fantasy XIII)
Share: